Sakramen Minyak Suci
Apa itu Sakramen Minyak Suci?
Sakramen Minyak Suci atau pengurapan orang sakit adalah sakramen penyembuhan yang kedua. Dalam sakramen ini seorang imam mengurapi si sakit dengan minyak yang khusus diberkati untuk upacara ini. “Pengurapan orang sakit dapat dilayankan bagi setiap umat beriman yang, karena telah mencapai penggunaan akal budi, mulai berada dalam bahaya yang disebabkan sakit atau usia lanjut” (kanon 1004; KGK 1514). Baru menderita sakit ataupun makin memburuknya kondisi kesehatan membuat sakramen ini dapat diterima berkali-kali oleh seseorang.
Dalam tradisi Gereja Barat, sakramen ini diberikan hanya bagi orang-orang yang berada dalam sakratul maut, sehingga dikenal pula sebagai “Pengurapan Terakhir”, yang dilayankan sebagai salah satu dari “Ritus-Ritus Terakhir”. “Ritus-Ritus Terakhir” yang lain adalah pengakuan dosa (jika orang yang sekarat tersebut secara fisik tidak memungkinkan untuk mengakui dosanya, maka minimal diberikan absolusi, yang tergantung pada ada atau tidaknya penyesalan si sakit atas dosa-dosanya), dan [[Ekaristi[[, yang bilamana dilayankan kepada orang yang sekarat dikenal dengan sebutan “Viaticum“, sebuah kata yang arti aslinya dalam bahasa Latin adalah “bekal perjalanan”. (sumber : Wikipedia Indonesia)
Syarat Penerimaan Sakramen Minyak Suci :
- Mengisi Formulir Penerimaan Sakramen Minyak Suci
- Fotokopi Surat Baptis Calon Penerima Sakramen Minyak Suci
- Hanya diperbolehkan untuk pemberkataan orang yang sakit parah/ darurat
- Salah satu anggota keluarga/saudara bertemu dengan Pastor untuk proses penerimaan sakramen minyak suci

Teringat alm. pastor lammers, SJ yang mengajar kami para prodiakon s/d tahun 2003 sebelum kepindahannya ke paroki lain. Kalau permintaan sakramen orang sakit yang gawat jam berapapun harus dilayani biar tengah malam atau dini hari. Kalau sekarang syarat penerimaan sakramen orang sakit di paroki ini dengan syarat seperti diatas dengan pengisian formulir dan copy surat baptis, saya mengusulkan ganti saja paroki ini menjadi kantor kelurahan atau rt/rw.
hendra boeniardi.
Leave your response!